Indonesian Electricity Crisis

Indonesia, Feb 21, 2008 

Hello Indonesia good morning, How are you today?

That’s a short sentence i guess that every Indonesian has a questions for rolling they balls activities for every new day..

But well with the cup of tea or coffee on your teable to start your schedule every morning, you better watch out what is the news will gonna happpened, if you won’t get any surprised suddenly..  

        t_is_for_thunder1.jpg

The North Sumatra Legislative Council has told state-owned electricity company PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) to overcome the power crisis throughout the region.

A legislative council member, Fadly Nurzal, said Tuesday that the frequency of blackouts in North Sumatra had reached crisis proportions.

Fadly said the local legislative council had recommended six points to solve the problem, which had been worsening over a period of several years. The recommendation was submitted to both PT PLN and the provincial administration, he said.

One of the six suggestions is for the management of PT PLN to work professionally for the sake of its customers. The legislative council believes that by improving the performance of its management, PT PLN will be able to solve the power crisis problem in the region.

The legislative council is also urging the central government to accelerate the construction of the Asahan III Hydro Electric Power Plant, which is expected to produce 174 megawatts of energy.

Another suggestion requires that the central government not extend the contract between Indonesia and Japan for operating aluminum production company PT Inalum, which uses 650 megawatts of electricity for its operations.

Even though PT Inalum has been helping PT PLN by occasionally supplying up to 45 megawatts of power, this is not enough because the supply is inconsistent.

The contract between Indonesia and Japan for operating PT Inalum will be up in 2013. In this cooperation, Indonesia holds 41.13 percent of total shares, while Japan holds 58.87 percent.

Fadly said that by stopping the contract, Indonesia would be able to send 650 megawatts of electricity to the public.

Fadly said he hoped both the local and central governments would pay serious attention to the energy crisis in North Sumatra. “It is very urgent for the authorities to make immediate decisions about this problem,” he added.

According to the North Sumatra legislative council, the power crisis is caused by the limited number of power plants that can supply energy throughout the province.

Based on the data, the total power supply in North Sumatra is 1,130 megawatts, while the peak load reaches 1,190 megawatts. This means the province suffers from 60-megawatt shortfall of energy.

General Manager of PT PLN in North Sumatra Albert Pangaribuan said that he could not prevent blackouts throughout the province because of the energy shortfall. He said that PT PLN also had to temporarily cut electricity supplies each time the company conducted a maintenance check.

“For example, when we are conducting a maintenance check at Belawan Steam Power Plant, we have to cut the energy in some places for several days,” Albert said.

Albert said the government should add to the number of power plants in North Sumatra to overcome the problem.

“We can not live like this all the time. We have to find the solution and immediately apply it. That’s why we are badly in need of new power plants to meet our needs,” he said.

He expressed his gratitude to the North Sumatra Legislative Council Members for their support of PT PLN by pressuring the authorities to accelerate the construction of the Asahan III Power Plant.

(Taken by Jakarta Post)

*** Well guys what do you think with our Indonesian Legislatif parliament? Should be they are the one of the public power to support and solve all the maters in our beautiful country???

And here is in Bahasa Indonesia

Pasokan Listrik Jawa-Bali Terbatas Pada 2008

Jakarta (ANTARA News) – PT PLN (Persero) memperkirakan pasokan listrik di wilayah Jawa dan Bali pada 2008 akan mengalami keterbatasan, sehubungan dengan tak adanya penambahan daya pembangkit baru berkapasitas cukup besar tahun depan.

Dirut PLN, Eddie Widiono, di Jakarta, Selasa, mengungkapkan pada 2008, pembangkit baru yang beroperasi hanya Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Kamojang, Jabar Unit 4 dengan kapasitas 60 MW.

“Tahun depan, keandalan sistem Jawa-Bali masih akan tergantung pada ketersediaan batubara dan gas alam,” katanya. Karena itu, kata Eddie, PLN harus mengendalikan pertumbuhan kebutuhan listrik tahun 2008.

Menurut dia, pihaknya hanya merencanakan pertumbuhan tenaga listrik sebesar empat persen atau di bawah kondisi normal 6-7 persen.

Komposisi energi primer pada 2008 yang disiapkan adalah batubara 58.668 Giga Watt hour (GWh) atau mencakup 53 persen, minyak 22.457 GWh (20 persen), gas 18.20 8 GWh (16 persen), panas bumi 7.923 GWh (tujuh persen), dan air 4.415 GWh (empat persen).

Melihat komposisi energi primer itu, peranan minyak masih dominan dan akan semakin meningkat apabila terjadi gangguan ketersediaan gas dan batubara seperti 2007.

Pada 2007, rencananya pemakaian BBM hanya sebesar 7,65 juta kiloliter, namun terpaksa naik menjadi 10,02 juta kiloliter akibat gangguan pasokan batubara dan gas alam.

Sementara pada 2008, kuota APBN hanya menetapkan 9,1 juta kiloliter, padahal kebutuhan BBM PLN diperkirakan mencapai 10,6 juta kiloliter.

“Kenaikan harga minyak dunia telah membuat industri mengalihkan pasokan listriknya ke PLN yang berakibat meningkatnya konsumsi BBM PLN,” kata Eddie.

Pembengkakan pemakaian BBM itu berakibat kenaikan biaya produksi yang berlanjut pada subsidi yang harus ditanggung APBN.

Di tambah lagi, lanjutnya, pemeliharaan sejumlah pembangkit yang dijadwalkan 2009 dimajukan menjadi 2008 untuk memperkua t pasokan saat pemilu 2009.

“Dampaknya, potensi kekurangan daya listrik di sistem Jawa-Bali pada tahun depan akan semakin besar,” katanya.

Karena itu, PLN juga meminta masyarakat lebih berhemat secara serius dan konsisten sesuai Inpres No 10 Tahun 2005. “Tahun depan, pilihannya hanya dua, berhemat atau padam,” ujar Eddie.

Sistem Jawa-Bali akan kembali normal setelah beroperasinya sejumlah pembangkit 10.000 MW yang diperkirakan mulai beroperasi akhir 2009 hingga awal 2010. (*)

Listrik Jawa-Bali Terancam Pemadaman Bergilir

Jakarta (ANTARA News) – Sistem interkoneksi listrik di wilayah Jawa-Bali mulai Kamis (21/6) terancam mengalami pemadaman listrik bergilir, menyusul terjadinya gangguan sejumlah pembangkit yang memasok daya sekitar 1.840 MW.

General Manager Pusat Pengaturan dan Penyaluran Beban Jawa-Bali PLN, Muljo Adji, di Jakarta, Rabu, mengatakan pasokan daya Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Tawar, Bekasi, berkapasitas 6×140 MW mulai Kamis (21/6) terhenti total akibat ketiadaan bahan bakar minyak (BBM).

“Seluruh unit pembangkit di PLTGU Muara Tawar berhenti operasi mulai besok,” katanya.

Gangguan pasokan daya listrik juga terjadi di PLTU Paiton Unit 7, Jatim berdaya 600 MW milik PT Paiton Energy Company (PEC) sejak Selasa (19/6), PLTU Cilacap Unit 2, Jateng 300 MW, dan PLTGU Cilegon, Banten sekitar 100 MW yang harus dimatikan karena proses penyambungan pipa.

Menurut Muljo, akibat gangguan pemb angkit-pembangkit ini, sistem Jawa-Bali akan mengalami defisit listrik yang berpotensi pemadaman bergilir.

Sistem Jawa-Bali tidak akan mengalami pemadaman bergilir jika defisit listrik yang terjadi tidak besar, ujar Muljo.

“Seperti hari ini, Jawa-Bali defisit 300 MW, tapi tidak ada pemadaman, karena masih bisa diatasi dengan mengimbau industri mengurangi daya. Tapi, kalau defisitnya besar, ya harus padam,” katanya.

Menurut dia, kalau PLTU Paiton pada Kamis (21/6) bisa beroperasi kembali, maka defisit listrik tidak terlalu besar dan pemadaman bisa dihindari.

“Tapi, kalau tidak, terpaksa dilakukan pemadaman bergilir,” katanya.

Pasokan BBM ke Muara Tawar terganggu karena kapal yang pengangkut 32 kiloliter BBM yang sudah bersandar di Muara Tawar mengalami kerusakan pompa, sehingga BBM tidak dapat masuk ke tangki penampungan milik pembangkit tersebut.

“BBM sudah dibongkar lima kiloliter, tapi pompanya rusak. Jadi, harus diganti denga n kapal lain yang baru masuk Rabu sore ini atau besok,” katanya.

Akibat gangguan itu, PLTGU Muara Tawar paling cepat mulai beroperasi sebagian pada Jumat (22/6).

SILAHKAN PERHATIANNYA, JADWAL PEMADAMAN LISTRIK HARI INI :

Jakarta: PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Banten, memadamkan listrik di sejumlah kawasan, Rabu (21/2). Pemadaman ini terkait berkurangnya daya akibat sejumlah pembangkit tak beroperasi.

Listrik dipadamkan mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Mulai pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB, listrik padam di Halim, Kampung Makassar, Cililitan, Kalimalang, Pondok Bambu, dan DI Pandjaitan. Begitu pula di Tebet, Bukit Duri, Saharjo, Otista, Jatinegara, Dewi Sartika, Pusat Grosir Cililitan, Kramat Jati, dan Kampung Rambutan.

Listrik juga padam di Ceger, Bambu Apus, Taman Mini Indonesia Indah, Cijantung, Cimanggis, Jalan Raya Bogor dan Lubang Buaya. Demikian pula di Jatiwaringin, POndok Gede, PInang Ranti, Ciracas, Kelapa Dua, Desa Cibadak, Desa Pasir Nangka, dan Kampung Cipaeh.

Pemadaman pula berlangsung di Kampung Jenggot, Kampung Kresek, Kampung Lontar, Kawasan Industri Balaraja, Jalan Raya Serang, Desa Gembong Pasir Jaya, dan Kampung Ganda Sari. Selain itu di Kampung Cerewet, dusun Dumpit Jatake, Jalan Panungganganm Komplek Lippo Karawaci, Jalan Raya Kamal, Kampung Rawa Bebek, Batu Ceper, Jurumudi, Jalan Kapuk Kayu Besar.

Kawasan lain adalah Jalan Raya Tegal Alur Cengkareng, Jalan Pluit Timur, Pluit Selatan, Pluit Kencana, Pasar Ikan, Muara Baru,Muara Karang, Perumahan Modernland. Jalan Raya Karawaci, Raya Mauk, Cikokol, Parung Panjang, Desa Nagrek Priuk, Cibunar, Jalan Raya Serpong, Jalan Bandengan Utara, Teluk Gong, Kapuk Muara, Pluit Raya, Kapuk Raya, dan Pantai Indah Kapuk juga padam.

Listrik juga mati di Latumenten, Tubagus Angke, Jalan Pondok Ungu, Gudang PLN, Cakung Tanah Tinggi, Jalan Pejuang, Jalan Raya Bekasi, Pangeran Jayakarta, Mangga Dua, Hayam Wuruk, dan Pinangsia. Begitu pula Gajah Mada, Glodok, Lindeteves, Penjaringan, Gedung Panjang, Mangga Besar Raya, Kawasan Industri Pulogadung, KBN, Pulo Lentut, Rawa Gelam, Tipar, Jalan Raya Penggilingan, dan Raya Cacing.

Mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB, listrik padam di Matraman Raya, Kayu Manis, Tegalan, Rawamangun, Cipinang, Utan Kayu, Manggarai, Jatinegara Kaum, Cempaka Putih, Pulogadung, Jalan Doktor Supomo, Menteng Dalam, Menteng Pulo, Casablanca, Rasuna Said, dan Setiabudi. Padam pula di Sudirman, Jalan Raya Ciracas, Cibubur, Sukatani, Cisalak, Mekarsari, Kelapa Dua Mempor, Cimanggis, Jalan Raya Bogor, Kampung Gandasari, Desa Pasir Jaya, Jatiuwung, Desa Bunder dan Cisoka.

Di Jalan Raya Curug, Kawasan Industri Manis Jatake, Jalan Raya Serang, Kampung Gondrong Petir, Kampung Tanah Seratus, Karang Tengah, Ciledug, Pesanggarahan, Pondok Bahar, listrik juga padam. Demikian juga di Meruya, Kedoya, Kembangan Raya, Jalan POndok Betung, Pesanggrahan, Ulu Jami, Kampung Utan, Rempoa, Ciureunde, Pasar Jumat.

Listrik juga padam di Ciputat Raya, Pondok Aren, Pondok Kranji, Bintaro, Perumahan Total Persada, Kampung Doyong, Desa Gembor, Kota Bumi, Sitanala, Rajewg, Bayur, Selapanjang, Sepatan, Jalan Raya Mauk. Begitu pula Mangga Besar, Jalan Lodan, Gunung Sahari, Pademangan, Jalan RE Martadinata, Sunter Muara, Sunter Podomoro, Ancol Barat. Jalan Pulo Gebang, Cakung, Jalan Raden Inten, Jalan Dermaga Duren Sawit, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Perumahan Pelabuhan Tanjungpriok, Sunter, Pasar Ular, Jalan Raya Plumpang dan Kelapa Gading, listrik juga ikut padam.(Dirangkum dari beberapa wacana oleh Damayanti Purba)

~ by yfred on February 21, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: